info pegi

Showing posts with label Payudara. Show all posts
Showing posts with label Payudara. Show all posts

Thursday, October 21, 2010

Normalkah Payudaraku?


Minggu, 30 Mei 2010 | 11:52 WIB
KOMPAS.com — Beberapa hal dapat terjadi di payudara. Apakah normal atau tidak, hal itu perlu kajian lebih dalam. Berikut penjelasannya.

* Rambut di sekitar areola

Beberapa perempuan, ada yang memiliki rambut di sekitar area puting dan aerola payudara.

Ini bukanlah keadaan berbahay. Namun, jika sangat mengganggu, maka atasi dengan bantuan seorang ahli kulit. Mencukur atau mencabut rambut tadi dapat menyebabkan infeksi pada area tersebut.

* Warna puting susu dan areola yang menjadi lebih gelap

Perubahan warna puting susu dan areola yang menjadi lebih gelap dapat mengindikasikan beberapa hal seperti kehamilan, efek pengunaan pil kontrasepsi, ataupun tanda kematangan fungsi seksual seorang perempuan.

* Puting susu yang menjorok ke dalam

Kondisi puting susu yang menjorok ke dalam dapat ditemukan 10-20 persen perempuan. Ini normal jika telah terjadi dalam kurun waktu yang lama. Akan tetapi, bila sebelumnya normal-normal saja, maka hal itu bisa jadi merupakan pertanda adanya pertumbuhan tidak normal di bawah puting susu.

* "Stretch marks" pada payudara

Stretch marks payudara dapat timbul akibat pertumbuhan fisik yang pesat, seperti pada masa pubertas atau kehamilan. Ini adalah hal yang normal, seperti halnya terjadi pada panggul dan betis.

* Ukuran payudara tak sama

Sampai saat ini belum terdapat penelitian atau data ukuran normal payudara. Yang jelas, ukuran payudara dipengaruhi oleh faktor seperti genetik, ras, aktivitas, atau lingkungan.

Sebagai catatan, sepasang payudara yang dimiliki bukanlah sesuatu yang 100 persen identik.

Ukuran payudara yang tidak sama besar dapat terjadi saat proses pertumbuhan dan perkembangan payudara. Umumnya, payudara akan tampak cukup sama atau simetris saat masa tersebut selesai.

Akan tetapi, pada beberapa kondisi, payudara dapat tampak berbeda dan hal ini adalah sesuatu yang lumrah. Apabila mengganggu, maka keadaan ini dapat diatasi melalui beberapa teknik bedah plastik.

* Ukuran payudara berubah

Perubahan ini dipengaruhi oleh hormonal, seperti menegang dan terasa nyeri beberapa hari menjelang haid.

Selain itu perubahan terjadi ketika terdapat kehamilan. Hal itu antara lain payudara membesar, lebih padat, ukuran puting susu bertambah dan berwarna lebih gelap, diikuti dengan produksi ASI setelah proses kelahiran.

Keadaan ini bertahan selama masa menyusui. Selain hormon, perubahan payudara juga dipengaruhi oleh berat badan seseorang karena salah satu penyusun payudara adalah jaringan lemak.
(Laili Damayanti/Tabloid Nova)

Payudara Beginilah Cara Memeriksanya Sendiri



Kompas.com - Cara paling mudah dan murah untuk mendeteksi kanker payudara adalah dengan memeriksa payudara sendiri (sadari). Pemeriksaan dilakukan pada hari ketiga hingga kelima sesudah haid karena pada waktu itu payudara tidak begitu peka lagi atau membengkak. Namun jika Anda sudah menopause, tentukan tanggal rutin untuk melakukan sadari.

Sadari mungkin agak butuh waktu, tapi tidak sulit. Begini caranya:
- Berdirilah di depan cermin. Dengan kedua lengan di samping, perhatikan payudara apakah ada bagian yang menjadi cekung atau tertarik ke dalam. Perhatikan pula adanya perubahan ukuran. Pastikan bahwa puting payudara tidak tertarik ke dalam, kecuali memang sejak dulu sudah demikian.

- Menggunakan sabun atau krim, basahi payudara Anda. Letakkan tangan kiri di belakang kepala dan periksa payudara dengan tangan tangan. Anggaplah payudara seperti permukaan sebuah jam dan letakkan tangan kanan ke posisi pukul 12, pada bagian atas payudara.

- Dengan tiga jari (telunjuk, tengah, dan jari manis), lakukan gerakan melingkar kecil dan rasakan apakah terdapat benjolan. Pada setiap posisi lakukan sedikit penekanan ringan, sedang, dan tekanan yang dalam. Kemudian gerakkan tangan menuju pukul 1, pukul 2, dan seterusnya. Ketika Anda sudah kembali ke posisi pukul 12, geser ujung jari ke dekat puting payudara dan ulangi gerakan yang sama.

- Untuk memeriksa cairan yang keluar dari puting, buatlah bentuk V dengan ibu jari dan jari telunjuk lalu letakkan di bagian kiri dan kanan puting payudara. Tekan ke aerola dan perlahan-lahan tarik ke atas. Prinsipnya adalah lakukan pemencetan puting secara berhati-hati dan perhatikan apakah ada cairan atau darah yang keluar dari puting.

- Akhiri dengan memeriksa wilayah terdekat dengan payudara, yaitu di bawah ketiak, karena di situ juga ada jaringan payudara dan kelenjar getah benting yang mengalirkan saluran getah benting ke dalam jaringan payudara.

- Ulangi seluruh prosedur dengan menggunakan tangan kiri di payudara kanan.

Jika menemukan benjolan atau kerutan, bentuk payudara tidak simetris, puting tertarik ke dalam, kulit berubah seperti kulit jeruk, pembesaran kelenjar getah bening di ketiak, peradangan atau keluar cairan dari puting, perlu diwaspadai dan segera periksakan ke
dokter.

Jumat, 22 Oktober 2010 | 11:28 WIB
Penulis: AN   |   Editor: Lusia Kus Anna   |   Sumber :Mayo Clinic Dibaca : 602
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...